Tosan Liem
Juara Super Active Income
Pengusaha kelahiran Bagansiapi-api, Riau, 27 Desember 1967 ini lulusan SD Bintang Laut. Anak bungsu dari 5 bersaudara ini telah belajar hidup mandiri sejak kanak-kanak. Ia bekerja di Pabrik Mie Kertajaya Bagansiapi-api untuk membiayai sekolahnya di SMP Bintang Laut, Bagansiapi-api dan SMA Muhammadiyah Bagansiapi-api hingga tamat tahun 1986. Mula-mula ia bekerja sebagai tukang sapu, lalu menjalani seluruh pekerjaan yang ada di pabrik hingga ke perbaikan mesin pengolah mie. Remaja yang saat kecil dipanggil “..A King ” ini pernah bergumam “Saya akan terus mencari jalan menuju kesuksesan. Apabila tidak menemukannya, saya akan membuatnya”. Saat SMA hobinya memelihara ikan Cupang dijadikan bisnis, hingga pada saat tamat SMA tahun 1986, ia memiliki tabungan sebesar Rp 350 ribu dari bisnis Ikan Cupangnya yang ia gunakan untuk membiayai perjalanan ke tanah Jawa, dan mendaftar kuliah di Universitas Persada Indonesia YAI. Di Jakarta, pagi hari ia bekerja di CV. Sumber Kayu, perusahaan yang bergerak dalam bisnis kayu bangunan di Sunda Kelapa dan Kalibaru, Jakarta Utara. Pulang kerja ia kuliah malam hari hingga memperoleh gelar Sarjana Ekonomi tahun 1991. Karirnya dimulai dari posisi Kerani dan pada tahun 1991 menjadi Sales manager di PT. Akasia Cipta Indah (grup usaha CV. Sumber Kayu). Hubungan yang dekat dengan alm. Frans Kariman djaya, pemilik yang dianggapnya sebagai Guru sekaligus Saudara, membuat usulannya agar bisnis kayu segera beralih ke furniture diterima sehingga sejak tahun 1990, lahirlah Kencana Furniture. Atas ijin mentornya, Tahun 1992, ia mengajukan diri keluar dari perusahaan dan membuka usaha furniture sendiri dengan merek Fina Furniture. Keseriusannya pada bidang ini membuatnya berhasil mengembangkan usaha perdagangan furniture ke usaha (produksi) Fina Interior design. Tahun 1997 ia mendelegasikan pengelolaan bisnis furniture kepada istrinya, Marcellina Kurniadi dan mulai masuk ke bisnis Multi Level Marketing, (CNI) sebagai Distributor, Berkat dukungan dan bimbingan Guru Trainingnya di CNI, Tamtomo djoko Sukario, dia juga mendapatkan peran sebagai pengajar materi“Komunikasi Efektif” baik di Indonesia maupun Malaysia. Ia belajar di Malaysia mengenai Program pengembangan jaringan tahun 1997. Tahun 2001 ia mempelajari prinsip dan terapan dari Neuro-Linguistic Programming pada Basic Principle of Life Expanding,program dari Yayasan Cahaya Hati, yang dipandu dr. Stefanus Isaac Tamzil dan Syaiful Bachri. Tahun 2002 belajar Seven Habits of Highly Effective People, di Dunamis Intermaster dan Tahun 2003 dan 2008 Ia belajar mengenai Unleash the Power Within dan Unlimited Power dari pakar Neuro-Associative Conditioning, Anthony Robbins, di Kuala Lumpur dan Singapore. “Bisnis lahir dari krisis”. Tosan menemukan celah bisnis yaitu minuman Sari Tebu yang mengedepankan unsur Hygienis, Health & High qualities dengan nama Fina Sari Tebu. Saat ini ia telah menjadi Saudagar Sari Tebu dan gerainya menyebar di Tangerang, Batam dan Pekanbaru. Bisnis ini menjadi pemicunya untuk merambah ke bisnis lain yang relevan, yaitu perkebunan tebu dan pabrik pembuatan mesin pengolahan sari tebu, mesin Ice Cream. Berkat pergaulannya yang lentur dengan ragam kalangan, ia pun sekarang menggarap agri bisnis penanaman Jati dan Sawit. Lebih satu dekade menjadi trainer khususnya untuk materi Success Network Program, Professional Success Program, Personal Development, Fire-Up Your Success Spirit, Goal Setting dan Coaching Leader to Perform. Selain sebagai Trainer dan Business Coach, ia pun menjadi Business Consultant. Pilihan untuk BANGKIT DAN BERKARYA AGAR SUSAH UNTUK MENJADI MISKIN membuatnya berhasil membangun delapan sumber penghasilan dengan status penghasilan dari Passive Income, active Income dan Super Active Income, dan menyekolahkan Putri Sulungnya ke Eropa adalah sebuah wujud dari tekadnya yang kuat untuk memilih menjadi Subject dari setiap keadaan. Ayah dari 3 anak ini telah melayani sejumlah perusahaan antara lain: PT. Bintang Toedjoe,PT. Cahaya Karunia Perkasa, Sayap Mas, CAR, Kalbe Group, Standard Chartered Bank, Bank Danamon,Bank Nusantara Pharayangan, LG Electronic, Prudential Agency, Sun Life Financial, Sequis Life, Panin Life, AIA Financial, Bumi Putera, BUMIDA, BPR. Bumi Asih. Tosan Liem yang berhasil membangun Zona Aman finansial bagi keluarganya, saat ini menjadi owner dari PT. Luar Biasa Hebat dan Lembaga Pelatihan “The Real Entrepreneur”.
Super Active Income
Super Active Income

Banyak orang berjuang seumur hidup demi Super Active Income.
Banyak pekerja terjebak dan terlibat penuh dengan pekerjaannya, tak sedikit pengusaha yang terpenjara oleh bisnis mereka sendiri. Tak peduli berapa besar income yang mereka hasilkan, situasi ini rawan.

Sadar saja belumlah cukup. Harus ada proses pertobatan, di mana setiap orang tak berhenti pada jeda kesadaran tapi mau melakukan aksi. Maka banyak ide dalam seri bukusuara ini yang bisa menjadi pemicu aksi, pelatuk untuk sebuah tindakan.

Beberapa bahasan tampak seperti tamparan bagi mereka yang berada di situasi yang digambarkan. Misalnya kisah tentang orang yang tak mau ambil risiko terencana tapi malah siap dengan risiko tak terduga. Orang semacam itu tepat disebut penjudi. Ini adalah brutal fact yang diungkap dengan mengedepankan fakta bahwa banyak orang takut kehilangan "uang kecil" untuk biaya proteksi, tapi berani kehilangan "uang besar" saat hal buruk datang menimpa.

Anda Cari Uang untuk Siapa? Orang seketika akan menjawab bahwa ia mencari uang untuk orang-orang yang dicintainya : istri, orangtua, anak-anak. Tetapi ketika dihadapkan pada pertanyaan: "kalau Anda tak bisa terlibat lagi pada pekerjaan Anda, bisakah Anda tetap dapat uang?", nyata-nyata bahwa orang itu bohong. Ia tidak mencari uang untuk orang lain, ia cari nafkah untuk dirinya sendiri. Buktinya, saat keterlibatannya direnggut, oleh sakit bahkan kematian, bagaimana dengan nasib keuangan keluarganya? Ada yang sadar saat ia ingkar pada tanggung jawabnya, tapi ada yang tak sadar kalau situasinya tak memungkinkan ia layak disebut "orang yang bertanggung jawab". Situasi itu adalah saat di mana seseorang dalam posisi rawan, Super Active Income. Saat ia terlibat penuh pada pekerjaannya, tak memiliki proteksi, dan tak membangun sumber income lain yang tidak menuntut keterlibatannya secara penuh, saat itulah ia pantas dianggap tak bertanggungjawab. Ia mencari uang untuk dirinya sendiri. Ia bohong kalau ia bekerja untuk orang-orang yang disayanginya.

Memahami gagasan Super Active Income seri bukusuara ini tak hanya membuat kita sadar pada kerawanannya, tapi juga mendapat kiat untuk secara cerdas menggesernya ke posisi aman. Seri ini bisa menjadi tools bagi setiap orang yang ingin disebut bertanggung jawab. Selamat mendengarkan dan kemudian beraksi!
bukusuara
Untuk mendapatkan pelatihan dan motivasi dari top speaker di atas, silahkan download saja applikasi Bukusuara pada link dibawah ini sesuai dengan gadget yang anda pakai.
Windows Google Play Store iTunes App Store
Untuk mendapatkan pelatihan dan motivasi dari top speaker di atas, silahkan download saja applikasi Bukusuara pada link dibawah ini sesuai dengan gadget yang anda pakai.
Windows Google Play Store iTunes App Store ×